logo

Copyright ©2016 YBM PLN

Detail Rubrik

YBM PLN Bersama Komisaris PLN Bantu Warga dan Pesantren Korban Banjir di Banten

Banjir yang melanda Indonesia awal tahun ini tidak hanya terjadi di Jabodetabek tapi juga di daerah Banten khususnya Lebak. Banyak rumah dan fasilitas umum yang hancur karena diterjang banjir bandang yang melanda Lebak Banten dari awal tahun lalu.

Beberapa pesantren dan sekolah rusak bahkan rata oleh tanah, salah satunya adalah pesantren Nurul Julam yang berada di desa Sajiramekar kecamatan Sajira. Pesantren yang berada di samping sungai ciberang ini hancur luluh lantah diterjang banjir bandang yang terjadi di tanggal 1 Januari 2020 jam 9 pagi. Selain pesantren nurul julam ada juga pesantren Latansa  sebagian bangunan yang berada di dekat dengan sungai pun hancur luluh lantah, selain terkena arus banjir bandang pesantren ini juga dihantam oleh gelondongan kayu-kayu dari pohon yang ditebang di hutan.

Karena kondisi itulah hari ini (9/1) YBM PLN menyalurkan bantuan untuk para korban banjir di Banten. Kegiatan dipusatkan di Pesantren Darul Fawaz Lebak Banten. Ikut serta dalam kegiatan ini Komisaris PLN Prof. DR. Ilya Avianti, General Manager PLN UID Banten Doddy Pangaribuan, dan Pengurus YBM PLN Pusat Herry Hasanuddin

Dalam sambutannya Ilya Avianti menyampaikan "hari ini YBM PLN, yayasan yang mengelola dana zakat dari karyawan muslim PLN untuk disalurkan kepada Bapak Ibu semua, untuk kemajuan kita semua, kita harus mempunyai semangat berjihad untuk membangun umat kita, membangun bangsa kita".

"Pendidikan adalah nomor satu, dengan pendidikan kita bisa berbagi ilmu, kita harus kaya, agar kita bisa banyak bersedekah. Saya memberikan apresiasi kepada teman-teman YBM PLN karena teman-teman bisa mendapatkan pesantren-pesantren yang memang jauh dari Jakarta dan membutuhkan bantuan", tambahnya.

Pada kesempatan ini YBM PLN memberikan bantuan berupa 1000 paket sembako dengan nilai setiap paket 200ribu, santunan untuk 35 guru sebesar 35 juta rupiah, masing-masing guru mendapatkan satu juta rupiah dan bantuan biaya renovasi untuk 3 pesantren yang mengalami kerusakan parah akibat banjir, masing-masing pesantren mendapatkan santunan sebesar 100 juta rupiah serta bantuan untuk 40 santri yatim dhuafa yang masing-masing 50 ribu rupiah.

Ketua pembina YBM PLN UID Banten yang juga merupakan GM PLN UID Banten Doddy Pangaribuan mengungkapkan "Semoga semua bantuan yang kami berikan bermanfaat untuk Bapak Ibu dan masyarakat di sini serta bagi pesantren. Kami juga mohon doanya semoga PLN makin maju, pelayanan makin baik dan pegawainya makin sehat serta makin peduli kepada lingkungan dan masyarakat yang kurang mampu.

"Alhamdulillah hari ini kami menerima dengan rasa haru kedatangan dari bapak dan ibu dari PLN, Kami haturkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan untuk perbaikan pesantren kami salah satunya dan pesantren Nurul Julam serta Latansa. Semoga seluruh muzaki dan pegawai PLN diberikan kesehatan, umur yang berkah, serta dilancarkan rizkinya. Aamiin" ucap Velly Rovi'ah selaku pengasuh pondok pesantren Daarul Fawaz

Share:


Share to Facebook
Tags: