logo

Copyright ©2016 YBM PLN

Detail Rubrik

YBM PLN Bersama Kak Adi Kitana Cerahkan Dunia Pendidikan Anak Indonesia

Dua hari, Sabtu – Ahad, 23 – 24 November 2019 bersama pencipta lagu kreatif anak-anak Indonesia, Kak Adi Kitana, terasa tidak cukup. 35 guru peserta Pelatihan Cipta lagu Anak di PLN Udiklat Jakarta, Slipi, Jakarta yang diselenggarakan YBM PLN itu merasa ingin lebih lama dan terus berlatih bernyanyi, bertepuk makna, bercerita dan mencipta lagu.

Tak hanya mencipta lagu, para peserta pelatihan, guru-guru TPQ, SLTP, SLTA bahkan ada Ustadz yang tergabung dalam Mitra Pendidikan YBM PLN itu dilatih juga bagaimana tehnik menciptakan tepuk tangan penuh makna, mendongeng dan tehnik menghidupkan kalimat dalam dialog-dialog cerita.

“Luar biasa” serentak para peserta meneriakkan kepuasan mereka atas apa yang mereka dapatkan selama dua hari pelatihan. “Sungguh luar biasa pelatihan ini. Tadinya tidak tau menjadi tau, bahwa karakter (lagu) bisa mempengaruhi anak didik kita. Luar biasa juga yang tadinya kita tidak pede (percaya diri), karena suara kita rusak, tidak bisa menyanyi...melalui pelatihan ini kita bisa mencipta lagu, kita jadi pede dan yakin bisa, dengan kemauan dan keyakinan...” Ujar Ustadz Furqon, pembina Ponpes Al-Bina.

Senada dengan pernyataan Ustadz Furqon, disampaikan Bu guru Arni dari TPA Sakinah, “Selama ini saya mengira saya sulit dan rumit menciptakan lagu itu…ternyata sangat mudah karena kita sudah diberikan tip-tip dan ilmunya yang kita peroleh dalam pelatihahn ini..dan sungguh luar biasa kita baru mengetahui ternyata selama ini masih banyak yang kurang dalam mengajar, sebisa mungkin kita harus menanamkan dan mengembangkan karakter anak didik dengan lagu….terima kasih YBM PLN telah menyelenggarakan pelatihan ini...”

Sementara peserta lain ada yang menyoroti tentang Cerita Bermakna dalam Lagu yang disampaikan Kak Adi. “Anak-anak kita saat ini kehilangan cerita-cerita yang sesuai dengan usia mereka. Isi kepala anak-anak dipenuhi dunia audio visual, aksi televisi dan game-game. Sementara para orang tua banyak yang sudah tak terbiasa mendongeng atau mungkin ngga bisa lagi karena juga sudah sibuk dengan dunia medsos..Disinilah pentingnya pelatihan ini. Kita di dorong untuk bercerita dalam mengajar dan diajari tehniknya pula sampai cara memegang mic-pun diberitahu, apalagi kak Adi menyampaikannya diselang-selingi ujaran dakwah yang menggugah…” ujar Bunda Yuni dari TPQ An NurKITA dibawah Yayasan Kabelkita, yang masih penasaran, masih ingin banyak menggali ilmu dan pengalaman Kak Adi. “Bagaimanapun, virus positif pelatihan untuk para guru yang mencerahkan ini harus disebarkanluaskan ke seluruh guru Indonesia, untuk masa depan Indonesia yang lebih baik..terima kasih Kak Adi, terima kasih YBM PLN dan para muzakkinya..” Demkian bunda Yuni berharap.

Akan halnya tentang program pelatihan ini,  YBM PLN ternyata memang sudah merencanakan akan melakukan pelatihan para guru bersama Kak Adi keliling di sejumlah titik di Indonesia, sebagaimana diungkapkan Riki, yang mewakili pengurus YBM PLN saat menutup pelatihan: ”YBM PLN berencana akan mengajak guru-guru Indonesia untuk mengembangkan diri dalam proses belajar-mengajar untuk peningkatan hasil pendidikan yang lebih baik..” ujarnya. “Kami menantang para peserta pelatihan untuk mencipta lagu anak-anak dan diunggah di medsos yang dipunyai atau kirim, bisa minta bantuan pak Yus (Kordinator pelatihan dari Kabelkita) untuk merekam dan menguggahnya. Setiap lagu yang diunggah akan dinilai oleh Kak Adi, yang terbaik akan diberikan hadiah…” kata Riki, menantang peserta.  

Kak Adi Kitana atau yang memiliki nama lengkap Setyoadi Purwanto, M.Pd, suami dari DR. Ummi Fauzah, S.Ag, M.Pd. Ayah tiga putra dan satu putri ini nampaknya memang telah bertekad mendarmabaktikan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman seabrek-nya dalam melatih, memotivasi, serta mencipta lagu anak-anak untuk peningkatan dunia pendidikan dan kesenian Indonesia:  “Hidup berkarya atau mati syahid” tekadnya. (yus)
 

Share:


Share to Facebook
Tags: