logo

Copyright ©2016 YBM PLN

Detail Rubrik

Senyum Nek Fatimah di Huntara Sigar Penjalin

Gempa yang mengguncang Lombok sejak akhir juli 2018 hingga agustus meninggalkan banyak luka bagi seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Lombok. Ratusan jiwa meninggal dunia dan ribuan luka berat. Bukan hanya korban jiwa dari manusia, tetapi gempa juga meluluh lantahkan rumah, sekolah serta fasilitas umum lainnya yang berada di Lombok.

Yayasan Baitul Maal PLN sebagai salah satu Lembaga kemanusiaan yang mengelola dana zakat para karyawan PLN pun terjun langsung ke lapangan ketika terjadi bencana, bersama beberapa mitra melakukan tindakan cepat bagi para penyintas. Mulai dari layanan kesehatan, distribusi bantuan serta sekolah darurat bagi anak-anak penyintas.

Pada masa recovery YBM PLN pun tidak meninggalkan Lombok, melalui beberapa program YBM PLN bersama mitra kerja membangun beberapa fasilitas umum untuk para penyintas. Mulai dari pembangunan huntara bagi penyintas, musholla untuk tempat beribadah dan juga pembuatan beberapa sumur bor disana. Untuk huntara para warga di desa Sigar Penjalin ini bergotong royong membangun kembali rumah mereka yang telah hancur.

Nek Fatimah, salah satu penerima manfaat rumah di desa Sigar Penjalin, Lombok Utara. “Alhamdulillah senang, mendapatkan bantuan untuk membangun kembali rumahnya. Makasih banyak YBM PLN sudah membangun rumah saya” ucap Nek Fatimah kepada tim YBM PLN.

YBM PLN membangun sebanyak 51 huntara di desa Sigar Penjalin. Peresmian dilakukan pada desember 2018 dan hingga saat ini para warga masih menggunakan rumahnya dan ada beberapa warga yang sudah me renovasi rumahnya.

Share:


Share to Facebook
Tags: